Cara Mengasuh Bayi 4-12 Bulan Dengan Baik

0
50

Sejak lahir kedunia, bayi membiasakan diri untuk bisa menerima dan percaya kepada dunia. Sebagai orang tua, anda harus bisa memenuhi keinginan bayi anda. Hal tersebut dilakukan agar bayi tidak stres, dan tidak mengganggu perkembangan otak bayi. Mengasuh bayi merupakan hal yang pertama yang akan kita lakukan ketika kita sudah dikaruniai seorang anak.

Bagi ibu muda, tentu akan bingung bagaimana cara mengurus bayi dengan baik. Banyak ibu muda sekarang yang bahkan belum mengerti, bagaimana cara menggendong bayi yang baik dan aman.

Sebagai orang tua yang baru, anda perlu mempelajari hal-hal yang bersangkutan dengan bayi anda. Karena tubuh bayi masih sangat rentan dan belum cukup kuat. Jika salah dalam menggendongnya, tubuh bayi akan memar atau tulang bayi bisa saja terkilir.

Semakin tumbuh sang anak, maka dia akan semakin ingin tahu tentang hal-hal yang ada disekitarnya. Dan akan semakin merespon benda-benda disekitarnya. Apalagi ketika berumur 4-12 bulan, itu adalah masa-masa bayi beranjak untuk menjadi balita. Dan bayi akan semakin aktif dan semakin merespon.

Pexels Images

Ada beberapa cara berikut ini agar anda bisa mempelajari bagaimana mengasuh bayi berumur 4-12 bulan yang baik dan benar.

1. Jangan biarkan bayi sendirian

Saat memulai kehidupan rumah tangga, sebagai istri anda tetu sangat sibuk dengan pekerjaan rumah dan kewajiban mengurus suami. Sebelum memiliki anak, anda hanya memiliki 2 kewajiban tersebut. Tetapi ketika sudah memiliki anak, maka akan bertambahlah kewajiban anda yaitu mengurus anak.

Banyak orang tua muda yang belum terbiasa untuk membagi waktunya antara mengurus suami, anak dan rumah. Terkadang ketika sedang bersama anak anda harus membersihkan rumah. DAn kadang anda akan membiarkan anak anda sendirian, sedangkan anda menyelesaikan pekerjaan rumah.

Hal tersebut sebenarnya tidak boleh dilakukan. Karena umur 4-12 bulan adalah masa-masa bayi aktif dan ingin bergerak. Jika anda meninggalkan bayi sendirian, maka anda tidak akan tahu apakah bayi baik-baik saja atau tidak.

Sebaiknya jika anda ingin mengerjakan pekerjaan rumah atau mengurus suami, anda menidurkan bayi terlebih dahulu. Atau anda bisa meminta bantuan misalnya kepada orang tua anda (jika tinggal bersama orang tua), atau kepada orang yang sedang didekat anda saat itu untuk menjaga bayi anda.

2. Jangan membiarkan bayi menangis terlalu lama

Hal ini sangat perlu anda perhatikan. Jangan pernah anda membiarkan bayi anda menangis terlalu lama. Memang terkadang anda jengkel karena kelelaha atau sebagainya. Tapi jika bayi anda menangis, sebaiknya anda segera menenangkannya.

Ini dilakukan agar pertumbuhan dan perkembangan bayi anda tidak terganggu. Karena jika bayi menangis, artinya ada hal yang tidak disukai atau hal yang bayi inginkan. Bayi menangis adalah pertanda bahwa bayi stres.

Jika bayi stres maka akan mengganggu perkembangan otak bayi. Dan itu sangat tidak bagus untuk pertumbuhan bayi.

Baca JugaAkibat Dari Anak Menangis Terlalu Lama

3. Jauhkan Dari Benda Berbahaya

Kita sebagai orang tua harus ekstra hati-hati dalam menjaga sang buah hati jangan sampai mereka dalam menjalankan aktivitasnya dekat dengan benda-benda yang sangat berbahaya sebagai contohnya : Peralatan dapur yang tajam, barang pecah belah, barang-barang dengan aliran listri, Dll.

Pada usia dini kebanyakan nak usia dini memiliki rasa ingi tahu yang tinggi jadi tidak heran pada usia antara 4-12 bulan lagi masa-masa palin aktif, meskipun hal ini sangat wajar dilakukan oleh anak usia dini tetapi kita sebagai orang dituntut untuk terus mengawasinya akar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

4. Amankan Dari Ketinggian

Pada usia bayi masih sangat rawan terhadap kecelakaan, jadi hindari anak kita dari ketinggian agar terhindar dari terjatuh. Jika anak kita terjatuh jangan hanya mengkhawatirkan kepalanya saja karena pada usia dini bukan hanya kepala saja yang berakibat fatal saat terjatu akan tetapi semua anggota tubuh sikecil memiliki resiko yang sama. Jadi mulai sekarang hindari anak kita dari ketinggian.

5. Ajak Komunikasi

Berbicara atau berkomunikasi dengan anak memang tidaklah mudah, apalagi anak yang kita ajak komunikasi masih dini atau balita. Jika berkomunikasi dengan anak yang sudah besar pasti tidak akan menemui kesulitan.

Dengan mengajak anak kita berkomunikasi dari usia dini dapat membantu membangun karakter dan dapat membuat anak cepat tanggap dan pintar.

6. Temani Bermain

Bermain merupakan bagian terpenting dalam pertumbuhan sikecil karena dengan bermain akan memberikan pengaruh yang sangat besar dan juga berpengaruh terhadap kecerdasan kognitif untuk anak kita, jadi kita jangan sungkan dan malas untuk menemani sibuah hati untuk bermain.

Untuk membantu anak dalam proses tumbuh kembangnya agar optimal, maka dengan menemani anak bermain adalah hal yang sebaiknya dilakukan oleh para orang tua. Bermain dengan anak tidak perlu seharian kalau memang tidak ada waktu, yang paling penting adalah orang tua ikut bermain bersama anak meskipun hanya 1 hingga 2 jam saja. Berikan perhatian kita kepada mereka dan jangan pernah membiarkan anak kita bermain sendiri terus tanpa didampingi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here