Menyandarkan Alam Bawah Sadar Pada-Nya

Menyandarkan Alam Bawah Sadar Pada-Nya

Waduh…. ngelihat judulnya ngeri amat yak… hehehe…. sengaja memang dibuat seperti itu, karena tulisan ini adalah tulisan komitmen yang kami buat di Omah Tentrem. Kantor kami membuat aturan tidak resmi bahwa dalam satu hari diwajibkan untuk membaca minimal 30 menit dan setelah itu kira-kira 15 menit wajib menuliskan pemahaman apapun dari apa yang baru dibacanya. […]

Untuk Engkau Yang Terpilih

Untuk Engkau Yang Terpilih

Dari hati aku menemukan Kepada hati yang mulia aku dibimbing Menjalani setiap langkah penuh kesabaran Menjemput asa untuk kesempurnaan Engkau yang terpilih Merupakan anugerah atas pertemuan Merupakan anugerah atas penerimaan Merupakan amanah atas kepercayaan Sungguh tak mudah tuk sebuah keputusan Bersahabat dengan kesabaran dan waktu Melantunkan segenap harapan dalam doa Berharap terbimbing..tercerahkan.. Dan bukan tentang […]

Mengapa Harus Sekolah?

Mengapa Harus Sekolah?

Kamu mungkin pernah bertanya dalam hatimu pertanyaan-pertanyaan seperti ini : – Kenapa harus sekolah kalau sekolah ternyata tidak menjamin kesuksesan? – Aku kan pengennya jadi pelukis, ngapain pake belajar Matematika segala? – Aku kan pengen jadi Fisikawan, kenapa harus belajar pelajaran bahasa? – Katanya lulusan SD saja bisa kaya raya, ya berarti¬†ga¬†usah tinggi-tinggi dong sekolahnya? […]

Mendengarkan dengan Hati

Mendengarkan dengan Hati

Pasti ada sebuah tujuan mengapa Tuhan memberikan dua telinga dan satu mulut saja dalam diri kita. Apa itu tujuannya? Yang jelas saya juga belum tahu pastinya apa. Kita yakini saja pasti tujuannya baik. Salah satunya barangkali agar kita bisa mendengar lebih banyak. Ya, mendengar yang tidak hanya mendengar tapi mendengar yang berkualitas. (-)Wuih… bicara tentang […]

Sekedar pembuka

Sekedar pembuka

Alhamdulillaah… akhirnya bisa menulis lagi. Padahal public commitmentnya adalah menulis per 6 oktober kemarin. Oke, tak mengapa, insya Allah ini menjadi awalan untuk lahirnya tulisan-tulisan selanjutnya di blog ini. Saya tidak tahu siapa saja yang membaca blog saya. Saya juga tidak tahu apakah tulisan-tulisan yang saya buat di blog ini dibaca oleh berapa orang. Saya […]